Breaking News
SastraBuana.com - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

WASPADA! Fenomena Jagung Berbuah Tanpa Bunga Resahkan Petani di Bubulan

BOJONEGORO – Sejumlah petani jagung di Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, mengaku resah setelah menemukan tanaman jagung yang tumbuh subur dan hijau, namun menunjukkan kondisi tidak normal. Tanaman tersebut diketahui menghasilkan bakal buah atau tongkol tanpa didahului pembentukan bunga sebagaimana umumnya pertumbuhan jagung.

Salah seorang petani yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan bahwa fenomena tersebut mulai terlihat pada sebagian lahan jagung miliknya. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena dikhawatirkan dapat memengaruhi proses penyerbukan dan hasil panen.

"Kami khawatir hasil panen tidak maksimal. Tanaman terlihat sehat, tetapi pertumbuhannya tidak seperti biasanya. Kami berharap ada penjelasan dan solusi dari pihak yang berwenang," ujarnya.

Menurut para petani, fenomena tersebut perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, agar dapat dilakukan pemeriksaan lapangan dan kajian teknis untuk mengetahui penyebabnya. Petani berharap adanya pendampingan dari petugas penyuluh pertanian maupun tim ahli guna mencegah potensi kerugian yang lebih besar.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi mengenai penyebab munculnya fenomena jagung berbuah tanpa bunga tersebut. Faktor varietas, perubahan cuaca, kondisi lingkungan, maupun kemungkinan gangguan fisiologis tanaman masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Para petani berharap Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pertanian dapat segera turun ke lapangan untuk melakukan identifikasi dan memberikan solusi yang tepat, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan petani dapat memperoleh hasil panen yang optimal.

Redaksi mengingatkan bahwa informasi dalam berita ini berdasarkan keterangan petani di lapangan dan belum dapat dijadikan kesimpulan ilmiah mengenai penyebab fenomena tersebut. Pemeriksaan dan verifikasi oleh instansi berwenang tetap diperlukan untuk memastikan kondisi yang sebenarnya.


Penulis : Supriyanto 
Lebih baru Lebih lama