BOJONEGORO – Kecemasan melanda para petani jagung di Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya, tanaman jagung yang mereka rawat menunjukkan fenomena tidak wajar yang mengancam produktivitas panen.
Salah seorang petani setempat, Suyadi, mengungkapkan keluhannya terkait kondisi lahan pertanian miliknya. Berdasarkan pengamatan di lapangan, sebagaimana terlihat dalam file 224980.png, tanaman jagung tersebut tampak tumbuh subur dengan daun yang menghijau lebat. Namun, keanehan terjadi karena tanaman tersebut hingga saat ini belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berbunga.
"Jagung tumbuh subur dan hijau, tetapi tidak kunjung berbunga. Kami khawatir buahnya tidak akan maksimal atau bahkan tidak berbuah sama sekali," ujar Suyadi dengan nada cemas.
Kondisi ini memicu kekhawatiran serius akan ancaman gagal panen yang dapat berdampak langsung pada kesejahteraan petani. Hingga berita ini diturunkan, penyebab utama dari ketidaknormalan pertumbuhan tersebut belum diketahui secara pasti.
Menanggapi situasi tersebut, para petani di Desa Sumberbendo kini sangat mengharapkan kehadiran dan intervensi dari Dinas Pertanian. Mereka menantikan solusi konkret dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan memberikan panduan teknis agar masalah ini dapat segera teratasi.
"Kami sangat menunggu arahan dan solusi dari pihak terkait, khususnya PPL Kabupaten Bojonegoro. Kami berharap ada tindak lanjut segera sebelum kondisi tanaman semakin memburuk," pungkasnya.
Penulis : Supriyanto