Bojonegoro – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menghadiri kegiatan Sedekah Bumi dalam rangka panen raya yang diselenggarakan masyarakat Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diikuti ratusan warga sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen sekaligus upaya melestarikan tradisi budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurul Azizah mengapresiasi masyarakat Desa Kesongo yang tetap menjaga tradisi Sedekah Bumi sebagai bagian dari kearifan lokal. Menurutnya, tradisi tersebut tidak hanya menjadi sarana ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil pertanian yang diperoleh, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan pelestarian budaya daerah.
"Tradisi Sedekah Bumi merupakan warisan budaya yang patut dijaga bersama. Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga," ujar Nurul Azizah.
Ia menjelaskan, sektor pertanian masih menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya memberikan dukungan kepada petani dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan pupuk, ketersediaan air irigasi, serangan hama wereng, hingga stabilitas harga hasil panen.
Terkait penanganan hama wereng, pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro membuka kesempatan bagi kelompok tani untuk mengajukan kebutuhan insektisida melalui mekanisme yang berlaku.
Selain itu, DKPP Bojonegoro juga telah melakukan uji coba benih unggul Gamagora 7 yang dinilai memiliki potensi hasil produksi yang menjanjikan. Pemerintah daerah berharap benih tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih luas guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Wakil Bupati menambahkan, pada Oktober 2026 mendatang DKPP berencana melaksanakan demplot atau demonstrasi plot pertanian di Desa Kesongo. Program tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi petani sekaligus mendorong peningkatan produktivitas tanaman padi.
"Nantinya demplot pertanian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani dalam meningkatkan hasil produksi sekaligus mendukung kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Bojonegoro," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan bahwa Sedekah Bumi merupakan tradisi masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi yang telah diperoleh selama masa tanam. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para leluhur serta memperkuat kebersamaan antarwarga.
"Melalui kegiatan ini, masyarakat bersama-sama mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang baik serta memohon keberkahan untuk musim tanam berikutnya," ujarnya.
Kegiatan Sedekah Bumi berlangsung dengan penuh kebersamaan dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Tradisi ini menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya lokal yang tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
Penulis : Supriyanto