BOJONEGORO, SASTRA BUANA — Kondisi Jalan Demang Kusumoyudo di Desa Dukohkidul, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, menjadi perhatian setelah dokumentasi lapangan pada Rabu (14/10/2026) memperlihatkan badan jalan berupa material urugan berbatu dengan bagian tepi jalan yang tampak mengalami kerusakan.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran terkait keselamatan pengguna jalan, terutama pada bagian tepi badan jalan yang berbatasan dengan saluran atau area lebih rendah. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan pemeriksaan dan mengambil langkah penanganan sesuai kondisi teknis di lapangan.
Selain persoalan kondisi jalan, sejumlah warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi mengeluhkan debu yang beterbangan saat kendaraan melintas. Debu tersebut dinilai mengganggu kenyamanan warga dan masuk ke lingkungan rumah, khususnya ketika cuaca panas dan kering.
“Debu dari jalan sangat mengganggu aktivitas kami sehari-hari. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah agar kondisi ini segera ditangani,” demikian keluhan warga yang disampaikan kepada awak media.
Warga Berharap Ada Penanganan Sebelum Terjadi Bencana
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui dinas terkait segera turun ke lokasi untuk mengevaluasi kondisi jalan, termasuk kestabilan bagian tepi badan jalan dan kondisi konstruksi penahan tanah yang terlihat dalam dokumentasi.
Mereka mengkhawatirkan apabila kondisi tersebut tidak segera diperiksa dan ditangani, kerusakan dapat bertambah parah, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Namun, tingkat risiko dan penyebab kerusakan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis oleh instansi berwenang.
Masyarakat juga berharap ada langkah sementara untuk mengurangi debu, seperti penyiraman jalan secara berkala apabila memungkinkan, tanpa mengabaikan aspek keselamatan pengguna jalan dan kondisi konstruksi.
Pemerintah Daerah Diharapkan Segera Merespons
Masyarakat meminta dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk segera meninjau lokasi dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan. Pemeriksaan tersebut penting guna memastikan apakah kondisi jalan masih aman dilalui atau memerlukan pengamanan tambahan.
Apabila ruas jalan tersebut sedang dalam tahap pembangunan atau perbaikan, warga juga berharap pihak pelaksana pekerjaan memperhatikan kualitas konstruksi, keselamatan pengguna jalan, serta pengendalian debu yang berpotensi mengganggu permukiman di sekitarnya.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi mengenai penyebab kondisi jalan, status pekerjaan, pihak pelaksana, maupun rencana penanganan dari instansi terkait. Karena itu, konfirmasi kepada pemerintah desa dan dinas teknis diperlukan untuk memperoleh penjelasan yang berimbang.
Masyarakat berharap keluhan tersebut mendapat perhatian serius agar kondisi jalan dapat ditangani sesuai kebutuhan, polusi debu berkurang, dan keselamatan warga maupun pengguna jalan tetap terjaga.
Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan dokumentasi visual dan informasi keluhan warga. Penyebab kerusakan, tingkat risiko, serta pihak yang bertanggung jawab masih memerlukan verifikasi dan konfirmasi dari instansi terkait.
Redaksi SB