BOJONEGORO – Keceriaan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di lingkungan TK ABA II Bojonegoro. Ratusan siswa mengikuti berbagai perlombaan yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, sportivitas, kerja sama, serta kreativitas sejak usia dini.
Beragam permainan disiapkan sesuai usia dan kemampuan anak. Di antaranya crab walk, halang rintang, estafet bola pingpong menggunakan gelas, memindahkan bola dengan nampan secara berkelompok, hingga menata gelas menggunakan botol.
Kepala TK ABA II Bojonegoro, Siti Patimah, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI. Perlombaan juga menjadi bagian dari pembelajaran karakter melalui aktivitas yang dekat dengan dunia anak.
“Sekolah mengadakan lomba Agustusan untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, menumbuhkan jiwa nasionalisme, serta melatih sportivitas, kerja sama, dan kreativitas murid melalui kegiatan yang menyenangkan,” ujar Siti.
Menurutnya, kegiatan perlombaan memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar menerima hasil pertandingan dengan lapang dada. Anak-anak juga diarahkan agar tidak berlebihan ketika meraih kemenangan maupun kecewa saat mengalami kekalahan.
Sementara itu, perlombaan beregu menjadi sarana bagi siswa untuk belajar bekerja sama dan bergotong royong. Dalam permainan estafet bola pingpong maupun memindahkan bola dengan nampan, siswa dituntut berkomunikasi, saling memberikan aba-aba, dan menyatukan langkah untuk mencapai tujuan bersama.
“Lomba beregu melatih siswa untuk kompak, saling membantu, dan menyatukan strategi,” jelasnya.
Suasana perlombaan juga diwarnai dukungan antarsiswa. Mereka belajar memberikan semangat kepada teman satu tim ketika menghadapi kesulitan serta menerima hasil perlombaan secara bersama-sama.
Siti menambahkan, permainan kelompok sekaligus mengajarkan anak untuk tidak mengedepankan kepentingan pribadi. Kekompakan dan strategi bersama menjadi bagian penting dalam menyelesaikan setiap permainan.
“Setiap anggota tim diajarkan untuk tidak menonjolkan diri sendiri, melainkan mengutamakan strategi dan keselarasan kelompok demi kemenangan bersama,” tuturnya.
Ia menilai pengenalan nilai-nilai nasionalisme sejak usia dini penting dilakukan karena masa tersebut merupakan periode penting dalam pembentukan karakter anak. Nilai kebangsaan yang dikenalkan melalui pengalaman sederhana dan menyenangkan diharapkan dapat menjadi fondasi sikap positif di kemudian hari.
“Menanamkan semangat nasionalisme sejak usia sekolah sangat penting karena usia dini ini adalah usia masa keemasan pembentukan karakter dan fondasi berpikir anak,” katanya.
Melalui kegiatan lomba Agustusan tersebut, semangat kemerdekaan dikenalkan kepada siswa dengan cara yang sesuai dengan dunia anak. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kebersamaan, sportivitas, gotong royong, kreativitas, dan sikap saling menghargai.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi sekolah untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pengalaman langsung, sehingga peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat berlangsung meriah sekaligus memberikan nilai edukatif bagi para siswa.
Penulis : Supriyanto