BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) telah menuntaskan pendistribusian bantuan pupuk NPK kepada petani tembakau di berbagai wilayah Kabupaten Bojonegoro. Total bantuan yang disalurkan mencapai 526.925 kilogram atau sekitar 526 ton.
Bantuan tersebut diberikan kepada 55 kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) yang mengelola lahan tembakau seluas 3.011 hektare. Program ini merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus meringankan beban biaya produksi petani.
Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Perlindungan Tanaman DKPP Kabupaten Bojonegoro, Yuseriza A. Leksana, menyampaikan bahwa seluruh proses penyaluran pupuk telah selesai dilaksanakan sesuai rencana.
"Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tembakau," ujar Yuseriza.
Menurutnya, pupuk NPK yang telah diterima petani diharapkan segera diaplikasikan sesuai kebutuhan tanaman dan mengikuti dosis pemupukan yang dianjurkan. Dengan demikian, pertumbuhan tanaman tembakau dapat lebih optimal sehingga menghasilkan kualitas panen yang lebih baik.
Selain meningkatkan hasil produksi, bantuan tersebut juga diharapkan mampu menekan biaya usaha tani yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama bagi petani tembakau di Bojonegoro.
DKPP Kabupaten Bojonegoro juga terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani agar pemanfaatan bantuan berlangsung tepat sasaran, efektif, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas serta kesejahteraan petani.
Komoditas tembakau sendiri masih menjadi salah satu sektor pertanian yang memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen terus memberikan dukungan melalui berbagai program, termasuk penyediaan sarana produksi pertanian.
Penulis : SUPRIYANTO