BOJONEGORO – Pengerjaan proyek peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan HPPAM MEGA TIRTA di Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, terus dipacu. Bahkan, demi mengejar target penyelesaian, para pekerja tampak tetap giat beraktivitas hingga larut malam.
Berdasarkan data yang dihimpun dari portal pengadaan, proyek konstruksi ini dilaksanakan di bawah naungan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro dengan nilai kontrak hasil negosiasi sebesar Rp394.764.515,70. Proyek ini dikerjakan oleh penyedia jasa CV. Berkah Mulya Tehnik.
Pemerintah Desa Sumberbendo menyatakan bahwa percepatan pengerjaan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menanggulangi persoalan kekeringan yang kerap melanda wilayahnya.
"Kami berupaya maksimal agar proyek ini segera rampung. Harapan besarnya, kehadiran sarana air bersih ini menjadi solusi konkret bagi masyarakat di desa kami yang selama ini sering mengalami kesulitan air bersih, terutama saat musim kemarau," ujar pihak Pemerintah Desa Sumberbendo.
Inisiatif pembangunan SPAM ini disambut positif oleh warga. Sebagai salah satu desa pinggiran yang rentan terhadap dampak kekeringan, ketersediaan akses air bersih yang memadai menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.
Pihak pelaksana proyek tampak memaksimalkan waktu pengerjaan, termasuk bekerja hingga malam hari, guna memastikan jaringan perpipaan dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas di Desa Sumberbendo.
Kehadiran infrastruktur ini diharapkan tidak hanya mengatasi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga Desa Sumberbendo dengan menjamin ketersediaan air bersih yang berkelanjutan.
Redaksi: SB