Breaking News
SastraBuana.com - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

Pemuda Bojonegoro Lolos Bootcamp Antikorupsi Nasional KPK, Inspektorat Beri Apresiasi


Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Inspektorat memberikan apresiasi kepada pemuda asal Kabupaten Bojonegoro, M. Faiz Chishomuddin atau yang akrab disapa Maz Faa, yang berhasil lolos dalam Bootcamp Antikorupsi Nasional: Sinergi Integritas Muda Indonesia (SINTESIS) 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) asal Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander tersebut berhasil melewati serangkaian proses seleksi dan terpilih sebagai salah satu dari 50 peserta terbaik dari seluruh Indonesia.

Irban Pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Inspektorat Kabupaten Bojonegoro sekaligus Penyuluh Antikorupsi (PAKSI), Rahmat Junaidi, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, Maz Faa selama ini aktif mendukung berbagai kegiatan edukasi antikorupsi yang diselenggarakan Inspektorat Kabupaten Bojonegoro maupun PAKSI.

"Harapannya, Faiz dapat menjadi teladan sekaligus pelopor gerakan antikorupsi di lingkungan sekitarnya, khususnya di kalangan generasi muda Bojonegoro," ujar Rahmat, Kamis (16/7/2026).

Bootcamp Antikorupsi Nasional SINTESIS merupakan program tahunan KPK RI yang bertujuan membentuk generasi muda berintegritas melalui pendidikan antikorupsi, penguatan kepemimpinan, serta pengembangan aksi nyata di daerah masing-masing.

Dalam proses seleksi, para peserta mengikuti beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, wawancara daring, bimbingan teknis interaktif, hingga presentasi dan wawancara rencana aksi integritas. Kegiatan bootcamp dijadwalkan berlangsung pada 20–24 Juli 2026 di sejumlah lokasi, antara lain Gedung Merah Putih KPK RI, ACLC KPK, Bapekom PU Wilayah IV Bandung, dan Politeknik STIA LAN RI Jakarta.

Sementara itu, Maz Faa mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari program tersebut. Ia berkomitmen mengimplementasikan ilmu, pengalaman, serta jejaring yang diperoleh selama mengikuti SINTESIS untuk memperkuat budaya integritas di Bojonegoro.

"Pengalaman yang saya peroleh selama SINTESIS 2026 akan saya bawa pulang untuk dikembangkan melalui gerakan NALAR (Narasi dan Aksi Pemuda Berintegritas)," ujarnya.

Melalui gerakan NALAR, Maz Faa berencana mengembangkan program edukasi, kampanye antikorupsi, serta kaderisasi agen integritas yang melibatkan pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya jujur, berintegritas, dan antikorupsi sebagai karakter generasi muda Bojonegoro.

Prestasi yang diraih Maz Faa diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk berkontribusi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih serta memperkuat nilai-nilai integritas di tengah masyarakat.


Penulis : Supriyanto 
Lebih baru Lebih lama