BOJONEGORO – Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dari Universitas Brawijaya diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program-program yang disusun berdasarkan kebutuhan dan potensi masing-masing wilayah desa.
Program KKNT tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi program pembangunan yang relevan dengan kondisi di lapangan. Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa dapat membantu pemerintah desa dalam mengidentifikasi berbagai persoalan sekaligus menawarkan solusi yang aplikatif sesuai potensi lokal.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan Universitas Brawijaya, Muhammad Halim Natsir, menjelaskan bahwa KKNT merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut mahasiswa tidak hanya belajar berinteraksi dan beradaptasi dengan masyarakat, tetapi juga mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan untuk membantu menjawab berbagai persoalan di desa, khususnya pada sektor peternakan.
"Kami berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater, pemerintah daerah, dan orang tua. Jadikan kegiatan ini sebagai proses belajar sekaligus kesempatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Muhammad Halim Natsir.
Melalui pelaksanaan KKNT, diharapkan tercipta sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan. Selain meningkatkan pengalaman mahasiswa di lapangan, program ini juga diharapkan mampu menghasilkan inovasi dan rekomendasi pembangunan yang dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Supriyanto