BOJONEGORO – Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan kerja ke lokasi proyek eksplorasi migas Sumur Banyugeni di Desa Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru, Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) agar berjalan sesuai ketentuan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kunjungan lapangan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kabupaten Bojonegoro serta koordinasi sebelumnya antara Komisi B DPRD dengan PT Pertamina EP Field Sukowati.
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan progres pembangunan proyek telah mencapai sekitar 70 persen. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan pekerjaan masih berada pada jalur yang direncanakan.
"Selain mendukung program ketahanan energi nasional, kami berharap proyek ini mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah melalui keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Komisi B juga memberikan apresiasi terhadap upaya PT Pertamina EP bersama PT ESS selaku pelaksana proyek yang telah melibatkan tenaga kerja lokal, vendor daerah, serta berbagai usaha pendukung selama proses pembangunan berlangsung.
DPRD mendorong agar peluang bagi pelaku UMKM dan penyedia jasa lokal, seperti katering, transportasi, penginapan, laundry, jasa konstruksi, hingga penyedia logistik, terus diperluas sehingga manfaat investasi dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat sekitar.
Selain aspek ekonomi, perhatian utama DPRD juga tertuju pada penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Mengingat lokasi proyek berada di kawasan yang berdekatan dengan lahan pertanian dan permukiman warga, perusahaan diminta terus meningkatkan sistem pengamanan serta memastikan seluruh aktivitas operasional berlangsung aman.
Sally menilai langkah perusahaan dalam menerapkan prosedur keselamatan sudah cukup baik, namun penyempurnaan sistem pencegahan tetap diperlukan guna meminimalkan potensi risiko bagi pekerja maupun masyarakat.
Komisi B juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang terbuka antara perusahaan, pemerintah daerah, pemerintah desa, Forkopimcam, dan masyarakat agar setiap perkembangan proyek dapat dipahami bersama serta berbagai potensi persoalan dapat diselesaikan secara cepat.
Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, Didik Trisetyo Purnomo, menyoroti pentingnya kesiapan layanan kesehatan dan sistem tanggap darurat selama proyek berlangsung.
"Fasilitas kesehatan, tenaga medis, dan mekanisme penanganan keadaan darurat harus selalu siap sehingga keselamatan pekerja tetap menjadi prioritas utama," katanya.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Perwakilan Pelaksana Proyek PT ESS, Indra Septian, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjalankan proyek sesuai regulasi dengan mengutamakan aspek keselamatan, kepatuhan hukum, dan pemberdayaan masyarakat sekitar.
Ia menjelaskan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 70 persen dan masih berjalan sesuai target. Menurutnya, perusahaan juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa serta unsur terkait di Kecamatan Kepohbaru dalam pelibatan tenaga kerja dan vendor lokal.
"Saat ini terdapat 26 tenaga kerja lokal yang terlibat langsung dalam proyek, didukung armada lokal yang membantu operasional di lapangan. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar proyek berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat," jelas Indra.
Ia menambahkan, keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari penyelesaian pembangunan, tetapi juga dari terjalinnya hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan sinergi antara PT Pertamina EP, PT ESS, DPRD Kabupaten Bojonegoro, pemerintah daerah, pemerintah desa, Forkopimcam, dan masyarakat, proyek eksplorasi migas Sumur Banyugeni diharapkan dapat selesai sesuai target, mendukung ketahanan energi nasional, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Bojonegoro.
Penulis : Supriyanto