Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing global dengan berpartisipasi dalam Seminar Internasional yang diselenggarakan oleh STIE Cendekia Bojonegoro, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Hall STIE Cendekia Bojonegoro tersebut mengusung tema “Empowering Future Professionals:
Innovation, Resilience, and Global Career Development in the International Era”.
Seminar diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HMJA) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJM) STIE Cendekia Bojonegoro, serta diikuti sekitar 140 peserta dari kalangan mahasiswa dan akademisi.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba Agustina, yang hadir sebagai narasumber menyampaikan bahwa penguatan kualitas SDM melalui inovasi dan peningkatan kompetensi menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompetitif.
Menurutnya, generasi muda perlu terus mengembangkan kemampuan, kreativitas, serta kesiapan menghadapi perubahan agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Selain itu, seminar juga menghadirkan Dipl.-Ing. Henny Poerwati, S.T., M.M., Regional Sales Manager Schottel Far East Singapore. Dalam paparannya, ia membagikan pengalaman profesional di lingkungan kerja internasional serta pentingnya kemampuan beradaptasi, membangun ketahanan diri (resilience), dan meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan.
Ia menilai bahwa keberhasilan di dunia kerja global tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kesiapan individu dalam menghadapi perubahan dan tantangan yang terus berkembang.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Sesi diskusi interaktif berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan terkait peluang karier internasional, pengembangan keterampilan, hingga strategi menghadapi persaingan dunia kerja modern.
Seminar internasional ini diharapkan dapat menjadi sarana penguatan kapasitas mahasiswa serta mendorong lahirnya generasi profesional yang inovatif, tangguh, dan siap bersaing di tingkat global, sejalan dengan upaya Pemkab Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas SDM menuju masa depan yang lebih kompetitif.
(Redaksi)