Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Badan Pengelola Geopark Bojonegoro terus memperkuat berbagai aspek pengelolaan kawasan dalam upaya memperoleh pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp). Berbagai masukan yang diperoleh selama pelaksanaan pra-validasi menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan tata kelola dan pengembangan kawasan geopark.
Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Bojonegoro, Rudy Suhendar, menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah UNESCO Global Geopark tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya geologi yang dimiliki. Menurutnya, aspek tata kelola, partisipasi masyarakat, dan keberlanjutan manfaat ekonomi juga menjadi faktor penting dalam proses penilaian.
"Keberhasilan sebuah UNESCO Global Geopark tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya geologi, tetapi juga kemampuan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun tata kelola yang kuat, memperluas partisipasi masyarakat, serta menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan dan budaya," ujar Rudy.
Hasil pra-validasi yang telah dilakukan menjadi dasar tindak lanjut bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Badan Pengelola Geopark Bojonegoro. Beberapa aspek yang akan terus diperkuat meliputi tata kelola kawasan, interpretasi geosite, visibilitas geopark, pengembangan jejaring kemitraan, serta pemberdayaan masyarakat yang menjadi indikator penting dalam evaluasi UNESCO.
Kunjungan pra-validasi tersebut dinilai sebagai salah satu tahapan penting dalam perjalanan Geopark Bojonegoro menuju pengakuan internasional. Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, diharapkan pengelolaan geopark dapat semakin optimal.
Selain berfungsi sebagai kawasan konservasi, Geopark Bojonegoro juga diharapkan mampu menjadi sarana edukasi dan penggerak pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Upaya tersebut dilakukan dengan tetap menjaga kelestarian warisan geologi, budaya, dan lingkungan yang menjadi identitas daerah.
Geopark Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk menjaga warisan bumi sebagai sumber pengetahuan, identitas budaya, serta pendorong pembangunan yang berkelanjutan bagi generasi masa kini dan masa depan.
Semangat kolaborasi yang terus dibangun diharapkan dapat memperkuat posisi Geopark Bojonegoro sebagai kawasan yang mengintegrasikan konservasi, edukasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Supriyanto