Breaking News
SastraBuana.com - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

Kampung Pancasila Dusun Sido Kumpul Leran Wakili Jatim dalam Penilaian Nasional KASAD Award 2026

BOJONEGORO – Kampung Pancasila Dusun Sido Kumpul, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, menjalani penilaian tingkat nasional dalam ajang KASAD Award 2026, Selasa (1/9/2026).

Kampung Pancasila binaan Kodim 0813 Bojonegoro tersebut mewakili Kodam V/Brawijaya dalam tahapan penilaian nasional. Kegiatan penilaian lapangan ini melibatkan tim dari Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) dan bekerja sama dengan Astra.

Kedatangan tim penilai disambut jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, Forkopimda, Pemerintah Desa Leran, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menjelaskan bahwa Kampung Pancasila Dusun Sido Kumpul memiliki sejumlah program yang menjadi bagian dari penilaian. Program tersebut antara lain ketahanan pangan, pengembangan UMKM, kepemudaan dan karang taruna, keamanan lingkungan, serta keagamaan dan seni budaya.

Di bidang ketahanan pangan, warga didorong mengembangkan kemandirian pangan untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Sementara di sektor UMKM, dilakukan pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan usaha masyarakat.

Pada bidang kepemudaan, kegiatan diarahkan melalui pembinaan olahraga, aktivitas karang taruna, serta keberadaan taman baca masyarakat. Untuk keamanan lingkungan, warga menjalankan kegiatan siskamling dan pembinaan terkait ketahanan masyarakat.

Sementara di bidang keagamaan dan seni budaya, masyarakat menjalankan kegiatan yang mendorong moderasi beragama sekaligus menjaga tradisi dan budaya lokal.

"Semua pilar ini terimplementasi dengan baik berkat sinergi pemerintah daerah, TNI, dan warga. Kami optimis Kampung Pancasila Dusun Sido Kumpul mampu membawa pulang hasil terbaik," ujar Letkol Inf Dedy.

Ketua Tim Penilai Sterad, Letkol Inf Hasan Dasuki, S.Sos., M.I.P., mengapresiasi kondisi sosial masyarakat Desa Leran yang dinilai menunjukkan kehidupan bersama di tengah keberagaman.

Menurutnya, proses penilaian dilakukan secara objektif dengan melihat berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian Kampung Pancasila.

"Penilaian ini dilakukan secara objektif. Kerukunan dan fasilitas di sini terbangun secara berkelanjutan, bukan sekadar persiapan seremonial," kata Letkol Inf Hasan Dasuki.

Sementara itu, Kepala Desa Leran, Muttabiin, menyampaikan rasa syukur atas keikutsertaan wilayahnya dalam ajang Kampung Pancasila tersebut.

Ia menilai program Kampung Pancasila memberikan dampak positif terhadap penguatan kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Desa Leran kepada masyarakat yang lebih luas.

"Kami sangat-sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kodim 0813 Bojonegoro. Adanya lomba Kampung Pancasila ini sangat membantu mengangkat Desa Leran agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas," ujar Muttabiin.

Desa Leran disebut memiliki jumlah penduduk sekitar 6.608 jiwa dengan luas wilayah kurang lebih 1.506 hektare. Masyarakatnya hidup dalam keberagaman agama dan kepercayaan dengan sejumlah fasilitas peribadatan yang berada di lingkungan desa.

Muttabiin mengatakan, kehidupan harmonis antarumat beragama di Desa Leran telah berlangsung secara turun-temurun. Menurutnya, keberadaan Kampung Pancasila semakin memperkuat komitmen masyarakat untuk menjaga persatuan, toleransi, dan gotong royong.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan Kodim 0813 Bojonegoro dalam pembinaan masyarakat melalui program Kampung Pancasila.

"Apresiasi saya sangat bagus sekali untuk lomba ini. Karena tentara adalah milik masyarakat, saya yakin kebersamaan ini akan selalu terjaga," pungkasnya.

Melalui program Kampung Pancasila, Pemerintah Desa Leran berharap nilai gotong royong, toleransi, persatuan, dan kebersamaan yang telah tumbuh di tengah masyarakat dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat di wilayah lainnya.

(Redaksi) SB

Lebih baru Lebih lama